|
Raport Merah Pembangunan Banten di Usia Ke-11 |
|
|
|
Thursday, 06 October 2011 |
|
TANGSEL - Tak terasa, sebelas tahun sudah propinsi ke-30 NKRI ini memutuskan mandiri dan berpisah dari Propinsi Jawa Barat. Seperti apa wajah Banten di usianya, jika diibaratkan anak manusia, sedang memasuki masa-masa pubertas ini? Sudahkah Banten tampil sebagai propinsi maju yang mampu menyejahterakan masyarakatnya? |
|
Read more...
|
|
|
Dahnil Anzar : Banten, Bak Punguk Merindukan Bulan |
|
|
|
Tuesday, 04 October 2011 |
|
TANGERANG KOTA – Disayangkan, diusianya yang menginjak 11 tahun paska terpisahnya Banten dari provinsi Jawa Barat hingga saat ini belum ada perubahan yang signifikan, bahkan Banten tidak mampu menjawab harapan rakyat untuk menjadi lebih sejahtera dalam memperoleh hak pelayanan publik yang lebih baik. Banten bak Pungguk Merindukan Bulan, kesejahteraan yang hadir justru 11 Tahun Banten ’Terjebak pada kesenjangan’. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang Banten, Dahnil Anzar kepada Bantenpost, Selasa (04/09) petang. |
|
Read more...
|
|
|
Fraksi PKS Tolak LKPJ Gubernur Banten |
|
|
|
Tuesday, 04 October 2011 |
|
SERANG – DPRD Banten Fraksi PKS, menolak, hasil Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah periode 2010-2011. Tegas Ketua Fraksi PKS, Sanuji Pertamata SI.p didampingi wakil ketua fraksi, Siti Saidah Silalahi SE MSi, Wakil Ketua Fraksi dan sekretaris Fraksi Ir. Hj. Tuti Elfita Kepada Bantenpost, Selasa (04/10). |
|
Read more...
|
|
|
Dana PNPM Provinsi Banten Dikorup |
|
|
|
Tuesday, 04 October 2011 |
|
LEBAK - Dari tahun ketahun beragam isu miring seputar penggunaan dana PNPM (Progran Nasional Pemberdayaan Masyarakat - red) di propinsi Banten seolah tak kunjung usai. Beragam kabar peristiwa tidak sedap mengenai penyaluran dana yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil ini, terus bergulir dalam beragam bentuk dan versi. Jadi wajar kalau kemudian para pengamat politik banyak yang memprediksi bahwa isu negatif tentang PNPM bisa merusak citra Ratu Atut dalam pemilihan gubernur mendatang. |
|
Read more...
|
|
|
Diminta, KPK Segera Tuntaskan Dana Hibah |
|
|
|
Friday, 30 September 2011 |
SERANG - Ketua Kajian Ekonomi dan Sosial Banten mengungkapkan, kasus dana hibah yang digelontorkan oleh Pemerintah Propinsi (Pemprov) Banten dibawah pimpinan Gubernur Incumbent, Ratu Atut Chosiyah senilai Rp.340 Miliar dilaporkan ICW ke KPK menjadi pukulan telak terhadap pemerintahan Atut. ICW menggugat soal transparansi pemberian dana hibah. Meski Atut selalu menegaskan bahwa proses pemberian dana hibah tersebut dilakukan secara transparan. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 65 |