Home arrow Berita arrow Milad : Solusi Bagi Kemelut Bangsa
Milad : Solusi Bagi Kemelut Bangsa Print E-mail
Sunday, 04 May 2008
PK-Sejahtera Online: Awan mendung yang bergelayut di bumi katulistiwa, tampaknya belum mau berlalu. Diusia yang hampir genap berusia 63 tahun, bangsa Indonesia belum lepas dari jaretan permasalah yang semakin lama dirasakan semakin menghimpit.
Belum sembuh luka masyarakat akibat marahnya gelombang tsunami yang menghantam bumi Serambi Mekah, negeri ini ini harus menerima amukan lumpur lapindo yang menerjang kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Bencana lain yang tak kalah dahsyatnya datang silih berganti, menghadirkan petaka bagi bangsa ini.

Kondisi ini tentu saja membuat benang permasalah negeri ini menjadi kusut dan sulit untuk kembali mengurainya. Masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan, pengangguran meluas, daya beli masyarakat sangat rendah, roda perekonomian berjalan sangat tertatih, sehingga kelaparan hadir menghiasi wajah negeri ini.

Di usia kebangkitan nasional yang genap berusia 100 tahun, PKS ingin berbuat sesuatu guna mencari solusi bagi negeri ini. PKS mengajak masyarakat untuk bangun dari keterpurukan, salah satunya dengan meluncurkan program Aksi Tanggap Pangan (Sigap Pangan), yaitu mengumpulkan beras untuk kemudian diberikan kepada keluarga pra sejahtera,

Meski terkesan sangatlah sederhana, namun PKS yakin sedikit banyak mampu mengatasi masalah kekurangan pangan. Yang pertama adalah setiap keluarga menabung satu kaleng beras setiap hari yang dikumpulkan di satu RT dan kemudian diserahkan kepada keluarga yang tidak mampu.

Yang kedua adalah pembuatan lumbung pangan yang berisi beras di masing-masing RT. Dana pengadaan lumbung ini berasala dari dana swadaya masyarakat yang mampu. Setiap keluarga diperbolehkan menggunakan beras itu dengan cara meminjam dan terdaftar. Beras tersebut harus dikembalikan manakala keluarga tersebut sudah mampu. PKS Sendiri mewajibkan setiap kader untuk melaksanakan dan mensukseskan program ini di masyarakat.

Launching program sosial ini, digelar pada tasyakuran Milad ke-10 PKS di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad (4/5). Presiden PKS Tifatul Sembiring menyerahkan secara simbolik tiga genggam padi yang masing-masing diserahkan kepada perwakilan pengurus PKS Banten, Jakarta dan Jawa Barat.

“Jangan sampai ada warga di lingkungan kader PKS ada yang kelaparan, ada yang bodoh tidak bisa sekolah, ada yang sakit dan tidak bisa berobat. Mari kita berbagi solusi bagi bangsa ini dengan memberikan bantuan kepada mereka,” ajak Tifatul. (Adine)

[sumber: huma dpp pks]
 
< Prev   Next >