| PKS Siap Bertarung Sendiri |
|
|
| Friday, 18 July 2008 | |
|
TANGERANG(SINDO) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap maju tanpa berkoalisi pada Pilkada Kota Tangerang yang akan digelar pada 26 Oktober. Kenyataan itu menyusul kandasnya PKS menggandeng calon dari Partai Golkar Wahidin Halim.”Kita siap ditinggalkan partai lain dan maju tanpa koalisi pada Pilkada mendatang,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PKS Kota Tangerang Wawan Tavif Budiawan,kemarin.
Wawan menyatakan PKS telah memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk diusung menjadi calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangerang. Pendaftaran tersebut ditutup Selasa (15/7) lalu. ”Hasilnya, enam orang telah mendaftar,”lanjutnya. Keenam orang itu adalah Didi Farid Wajdi (pemilik Yayasan Darunajah), Dedi Rustandi(anggotaDPRDKota Tangerang dari FPAN),Waisul Qurni (mantan anggota DPRD Kota Tangerang),Herry Rumawatine (Ketua DPC Demokrat Kota Tangerang),Warsito (peneliti dari LIPI), dan Alwi (tokoh masyarakat). Sebagai partai yang memiliki kursi lebih dari 15%,selain Partai Golongan Karya dan Partai Demokrat,PKS memiliki hak untuk mengusung calon sendiri untuk mendampingi kader PKS Muhammad Bonnie Mudfijar. ”Kita sebenarnya sudah menunggu Wahidin, secara lisan pun telah disampaikan bahwa kita telah membuka penjaringan. Namun, Wahidin tidak mendaftar, kami sangat menyayangkan hal itu. Padahal, masyarakat menginginkan kita bersamasama,” tuturnya. Ditanya siapa yang akan berdampingan dengan Bonnie, Wawan menyatakan sudah pasti di antara keenam orang itu. ”Yang terpenting tidak ada black campaign dan gesekan fisik, karena di sini kan KotaAkhlaqul Karimah,” tandasnya. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang Abdul Syukur mengatakan, calon Wali Kota dari Partai Golkar Wahidin Halim tidak mengikuti penjaringan PKS karena sedang umrah sehingga tidak mengetahui rencana tersebut. Kedua, PKS tidak jelas mau membuka penjaringan untuk wali kota atau wakil wali kota. ”Semestinya PKS jelas dong, Bonnie itu akan jadi Tangerang satu atau Tangerang dua. Kalau begitu kan jelas,artinya Wahidinmelamaruntukapadi PKS,”ucapnya. Ditanya bakal calon pendamping, Syukur mengaku semua diserahkan ke Wahidin. Partai Golkar, kata dia, memberikan kebebasan Wahidin untuk memilih calon wakilnya.” Kita sendiri belum tahu dengan siapa,”tandasnya. Sementara itu,Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangerang Herry Rumawatine menyatakan mundur dari penjaringan yang dilakukan PKS. Herry beralasan, partainya telah menghubunginya dan memerintahkan untuk mendukung calon incumbent. ”Saya tidak jadi ikut di perjaringan PKS meski persyaratan administrasi sudah lengkap saya kembalikan. Pernyataan saya ini pun sudah saya sampaikan ke PKS secara lisan,” tandas Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang ini. Sementara itu, KPUD Kabupaten Bogor menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada Bupati Kabupaten Bogor yang akan dilaksanakan pada 24 Agustus mendatang mencapai 2.800.701 orang.Ketua KPUD Kabupaten Bogor Aan Hanafiah menjelaskan, jumlah tersebut lebih banyak dibanding Pemilihan Gubernur Jawa Barat 13 April lalu, yang mencapai 2.752.898 pemilih. ”Penambahan tersebut dikarenakan banyak yang memiliki hak pilih baru,sedangkan persentase yang tempat tinggalnya pindah sedikit,”pungkasnya. (denny irawan/haryudi) [sumber : humas dpd kotang] |
| < Prev | Next > |
|---|



