Radar Kab. Tangerang
| PKS: Satu Suara untuk Pak Raden |
|
|
| Tuesday, 27 January 2009 | |
|
PK-Sejahtera Online: Dalam menghadapi pesta demokrasi 2009, selain angka 8, 25 juga menjadi angka ‘spesial’ bagi kader dan simpatisan PKS khusus di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Jika 8 adalah nomor PKS di pemilu 2009, sedangkan 25 merupakan nomor Raden Hari Tjahyono, Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Provinsi Kepri yang didukung sepenuhnya oleh PKS.
Menurut Ketua DPW PKS Kepri, Wildan Hadi Purnama, PKS mendukung Raden Hari Tjahyono karena memiliki kriteria yang sesuai dengan PKS. Menurut Ketua DPW PKS Kepri, Wildan Hadi Purnama, PKS mendukung Raden Hari Tjahyono yang akrab dipanggil Pak Raden ini karena memiliki kriteria yang sesuai dengan PKS. Untuk memutuskan dukungan, menurut Wildan tentu sudah diseleksi segi moral dan akhlaknya. Juga kehidupan keluarganya harmonis atau tidak? “PKS tentu selalu melakukan seleksi ketat jika akan memberi dukungan kepada seseorang. Selain moralitas juga, harus memiliki komitmen dalam memajukan bangsa, dan yang pasti anti korupsi. Pokoknya Insya Allah kita mendukung orang baik yang benar-benar berjuang untuk rakyat”, terang Wildan bersemangat Peluang Pak Raden untuk melenggang ke senayan tampak sangat terbuka lebar, pasalnya selain didukung sepenuhnya oleh PKS yang memiliki kader militan dan di mata masyarakat trade recordnya baik, pencalonan dirinya juga mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat Kepri. Setidaknya itulah gambaran yang ada pada acara “Deklarasi Dukungan PKS untuk Pak Raden” di Rumah Makan Saung Sunda Sawargi, Pelita Batam. Selain puluhan tokoh PKS, hadir juga sejumlah tokoh mendukung penuh, seperti tokoh besar Melayu, Drs. H. Nyat Kadir, Mantan Walikota Batam dan Ir. Ria Saptarika, Wakil Walikota Batam Ketua Tim Sukses Pak Raden, Warya Burhanudin mengatakan, momen deklarasi sengaja dilakukan tanggal 25 karena sesuai dengan nomor urutnya. Timnya mematok target 200 ribu suara pada pemilihan 9 April mendatang Dalam keterangan persnya, Pak Raden mengatakan, jika kelak dirinya terpilih menjadi anggota DPD RI, salah satu komitmen yang menjadi prioritas perjuangannya adalah masalah pendidikan dan perekonomian rakyat kalangan bawah, khususnya kaum buruh. Lebih lanjut ia mengatakan, masalah buruh merupakan sesuatu yang harus mendapat perhatian serius, apalagi era Free Trade Zone (FTZ) sudah diberlakukan. Untuk itu ia bertekad kaum buruh bisa sejahtera dan investor tetap merasa nyaman berinvestasi di Kepri. Pria kelahiran Semarang 42 tahun silam ini juga menyoroti kinerja para anggota DPD yang selama ini dinilai belum efektif. Menurutnya, selama ini empat anggota DPD yang mewakili daerah belum bisa bekerjasama secara sinergis sehingga tidak ada hasil konkrit dalam memajukan daerahnya. ”Makanya perlu kerjasama antar anggota DPD. Selain itu, dengan pemerintah daerah juga perlu ada komunikasi yang baik,” ujar pria yang punya pengalaman bekerja cukup lama di sejumlah industri di Batam. Pak Raden sampai kini tercatat sebagai Sekretaris DPW PKS Kepri. (isy) [sumber: humas DPP] |
| < Prev | Next > |
|---|



